Kamis, 04 Desember 2014

0:)

Pretty night. Hari ini dapet pelajaran yang cukup berarti. Tadi siang menjelang sore gw mampir ke Roti Bakar Ed* di Cibubur berdua sama Pandu. Pas baru banget gw nyampe, gw langsung duduk di meja yang ada di luar. Pas baru banget duduk tiba - tiba bau sampah yang gatau entah darimana asalnya. Entah dari tempat sampah deket situ atau memang abis ada truk sampah lewat. Krn gak nahan bgt sama baunya, akhirnya kita pindah ke meja yang agak ke dalem. Berharap bau sampah itu gak kecium lagi. Ya, setelah itu gw sama Pandu pesen makanan, karena gw udah makan siang jadi gw cuma pesen ice capucinno. Gak lama, Pandu ninggalin gw keluar buat cari atm. Jadi gw ditinggal sendirian deh. Nah, terus bau sampah yang tadi kecium lagi makin kuat. Sampe akhirnya gw jengkel sendiri dalem hati. Sambil rada mual karena bau sampah itu. Setelah itu, ice capucinno gw udah dateng, gw banyakin minum biar rasa enek dan mual gw akibat bau sampah ilang. Lama kelamaan bau sampah itu rada hilang. Sampe akhirnya Pandu dateng terus dia makan, bau sampah itu dateng lagi, terus ilang lagi. Sampe akhirnya gw bodo amat. Sekitar satu jam kemudian, ada seorang ibu kayak pemulung gitu. Dia dateng ke tempat sampah yang bisa di bilang gede banget. Bahkan 10 manusia aja bisa masuk ke tempat sampah itu. Ternyata ibu itu mencari sisa sampah plastik buat dikumpulin dan dijual. Ibu tersebut sampe masuk ke dalam tempat sampah itu. Dia masuk dengan santai dan tetep senyum. Dia sama sekali gak peduli bau sampah. Karena yang dia tau adalah dia harus ngumpulin sampah plastik sebanyak-banyaknya supaya bisa hidupin keluarganya. Gw sempet kaget dan rada bengong ngeliatin dia masuk ke tempat sampah. Dan dia mergokin gw liatin dia, terus dia cuma bales dengan senyuman aja. Disitu, gw masih diem dan merhatiin ibu itu, sampe akhirnya dia jalan lagi sambil senyum lagi ke arah gw, dan dia lanjutin perjalanannya.

Disitu gw ngomong dalam hati. "Gw nyium bau sampah aja sampe pindah meja, sampe enek, sampe mual, sampe gak nafsu makan. Tapi ibu ibu tadi masuk ke tempat sampah dengan tetep senyum ceria.
Darisini, Allah ngajarin (lagi) tentang bersyukur. Gw gak kebayang kalo gw ada posisi ibu itu. Atau orang tua gw yang ada di posisi itu. Harus berurusan dengan sampah demi mencari sesuap nasi.
Semoga ibu tadi selalu dilimpahkan rezeki oleh Allah swt. Amin.

Jumat, 12 Juli 2013

Repost : A daddy's letter for his little girl. (about her future husband)

Dear Cutie-Pie,

Recently, your mother and I were searching for an answer on Google. Halfway through entering the question, Google returned a list of the most popular searches in the world. Perched at the top of the list was “How to keep him interested.”

It startled me. I scanned several of the countless articles about how to be sexy and sexual, when to bring him a beer versus a sandwich, and the ways to make him feel smart and superior.

And I got angry.

Little One, it is not, has never been, and never will be your job to “keep him interested.”
Little One, your only task is to know deeply in your soul—in that unshakeable place that isn’t rattled by rejection and loss and ego—that you are worthy of interest. (If you can remember that everyone else is worthy of interest also, the battle of your life will be mostly won. But that is a letter for another day.)

If you can trust your worth in this way, you will be attractive in the most important sense of the word: you will attract a boy who is both capable of interest and who wants to spend his one life investing all of his interest in you.
Little One, I want to tell you about the boy who doesn’t need to be kept interested, because he knows you are interesting:
I don’t care if he puts his elbows on the dinner table—as long as he puts his eyes on the way your nose scrunches when you smile. And then can’t stop looking.

I don’t care if he can’t play a bit of golf with me—as long as he can play with the children you give him and revel in all the glorious and frustrating ways they are just like you.

I don’t care if he doesn’t follow his wallet—as long as he follows his heart and it always leads him back to you.

I don’t care if he is strong—as long as he gives you the space to exercise the strength that is in your heart.

I couldn’t care less how he votes—as long as he wakes up every morning and daily elects you to a place of honor in your home and a place of reverence in his heart.

I don’t care about the color of his skin—as long as he paints the canvas of your lives with brushstrokes of patience, and sacrifice, and vulnerability, and tenderness.

I don’t care if he was raised in this religion or that religion or no religion—as long as he was raised to value the sacred and to know every moment of life, and every moment of life with you, is deeply sacred.

In the end, Little One, if you stumble across a man like that and he and I have nothing else in common, we will have the most important thing in common:

You.
Because in the end, Little One, the only thing you should have to do to “keep him interested” is to be you.
Your eternally interested guy,

Daddy

Minggu, 03 Februari 2013

Disappointed? Stay Positive!


Dear people who is hard to move on!

Siapa sih yang mau dikecewain? emang enak apa ngerasain kekecewaan?| ya, pasti enggaklah, manusia mana yang mau hatinya kecewa atau mengalami kekecewaan. Rasanya itu terluka, super sakid. Pokoknya rasanya gak enak banget, saat kita dikecewain kita gak perlu melampiaskannya ke seseorang yang pastinya orang itu gak tahu 'kenapa kita', yang perlu kita lakukan adalah menguatkan diri kita sendiri.

Oke, disini gw coba membuka pikiran, bahwa kekecewaan itu bisa kita lihat dari sisi positifnya. Entah kenapa ya, gw seneng banget kalo denger atau baca kata " Stay positive!" 2 kata itu gw tanamkan dalam-dalam di otak gw. 

Kenapa kita harus "stay positive" ? | Seseorang akan mendapatkan keuntungan banyak dari "stay positive", why? kenapa? seseorang  yang cenderung untuk berpikir secara optimis, tingkat stress dalam hidupnya tidak tinggi, orang dengan tingkat stress yang seperti ini berani mengambil resiko lebih dengan keyakinan bhawa mereka akan mendapatkan hal-hal yang baik pula.Dengan hal ini, mereka akan menciptakan hal positif dalam hidup mereka.Hmm, keliatannya kok gw kayak jadi sok tau gini yaaa? tapi seriusan gw pernah baca tentang ini, di sebuah buku, tapi gw langsung amnesia  5 menit kalo inget-inget. Lanjut yaa, apakah ke-ter-kait-an dari kekecewaan dan stay positive?
Kalo menurut gw ini jawabannya : 
"Jangan biarkan kekecewaan mematahkan semangat kalian!" 
Pada saat kita "stay positive" secara otomatis, kita akan berfikir positif. Kita akan memandang sesuatu hal bukan dari sisi negatifnya aja, tapi juga positif. Basically, semua yang terjadi di dunia ini, dampaknya bukan hanya negatif sepenuhnya, tapi juga ada positifnya, itu kadang yang bikin orang pada saat lagi kecewa tapi malah galau dan stuck gajelas, dan mikir dunia itu berakhir, padahal satu hal yang perlu diinget, "life goes on", hidup itu tetep berjalan, cuma posisi kita di bumi yang bulat ini gak selamanya di atas dan gak selamanya di bawah, ketika kita merasa jatuh, satu hal yang harus diinget lagi, "Jangan pernah lupa untuk mencoba bangkit lagi!".  Shortly, ketika kita mampu "stay positive" kita selalu mampu menemukan sisi baik dalam kekecewaan kita.

Well, according to me, these are the steps to stay positive : 

  • Tetap membangun hubungan yang sehat dengan orang lain, apakah itu teman kalian, terutama keluarga, disaat kalian ngerasa nge-down parah, itu pasti butuh banget orang buat berbagi, nah temuin orang yang bener-bener gak akan "menghakimi" kalian, kenapa?karena pada saat kalian jatuh dalam kekecewaan yang besar butuh banget dorongan, nasehat, motivasi buat bangkit lagi, tapi basically tetep harus ada kemauan dari kalian sendiri buat move on! kalo ga ada yah, ke laut aja meningan~. Orang-orang tersebut membuat kalian yakin bahwa begitu banyak orang-orang yang masih peduli sama kalian dan mau membantu kalian dengan sepenuh hati untuk move on.
  • Carilah kesempatan nyata: Ingatlah bahwa di tengah-tengah kesulitan ada terletak kesempatan untuk membuat hal-hal yang lebih baik. Ini mungkin tidak tampak mungkin pada saat itu tetapi dengan sabar dengan diri sendiri dan mengambil inisiatif untuk memahami tantangan yang kalian hadapi, kalian akan menemukan pandangan yang lebih positif dalam gambaran besar.
Yap! so guys, place your hand over your heart, that's called purpose, and "YOU'RE ALIVE FOR A REASON."